• Jl. Permata Raya Blok H Kav. No. 4, Tugujaya, Kec. Cihideung, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat 46115
  • Hari Kerja: Senin-Sabtu: 09.00 WIB - 17.00 WIB
  • Telepon Kami

    (0265) 337022

  • Email Kami @

    cs@multipilarbalantika.co.id

Multipilar Activities

BPR BKPD Pangandaran Meminta Multipilar Untuk Speedup Project Digitalisasi

Perkembangan teknologi terdengar cukup hingar-bingar. Namun juga tidak bisa dipungkiri bahwa penyebarannya seringkali tidak merata. Banyak daerah dan lapisan masyarakat terutama di daerah pelosok yang sama sekali belum tersentuh. Walaupun tidak melulu dikarenakan ketiadaan infrastruktur, melainkan kurangnya literasi. Di bidang perbankan termasuk micro banking, dampaknya cukup terasa. Salah satu tandanya yaitu dengan masih banyaknya masyarakat di daerah bahkan belum tersentuh oleh layanan lembaga keuangan formal. Hal ini sekaligus menasbihkan tantangan bagi penyedia layanan keuangan yang ada untuk terus melakukan inovasi layanan, salah satunya yaitu dengan pemanfaatan teknologi informasi atau digitalisasi.

Banyak inovasi teknologi yang sudah tersedia bahkan sudah digunakan di dunia perbankan (baca: bank umum). Artinya, secara teknologi dan kebermanfaatan tentunya bisa diadopsi di lembaga perbankan mikro / Bank Perkreditan Rakyat, termasuk Bank BPR BKPD Pangandaran. Tentu saja, dalam pengaplikasiannya harus senantiasa memperhatikan peraturan perundang-undangan yang ada. Sebagaimana kita tahu bahwasannya, dunia perbankan termasuk BPR(Bank Perkreditan Rakyat) maupun BPRS (Bank Pembiayaan Rakyat Syariah), dikenal sebagai sektor yang secara ketat diatur oleh regulator. Hal ini tentu saja dimaksudkan agar tidak merugikan masyarakat pada umumnya, dan nasabah pada khususnya.

Maka dari itu, untuk mengoptimalkan peluang-peluang yang ada, juga kesempatan yang terbuka atas regulasi, Bank BPR BKPD Pangandaran meminta Multipilar untuk melakukan speedup digitalisasi project yang sudah dan sedang digarap. Terlebih lagi ditengah suasana pandemi COVID-19 yang sudah melanda kita hampir 2 tahun ini yang entah sampai kapan akan berakhir. Oleh karenanya, terobosan-terobosan yang bisa dilakukan oleh semua pihak yang sekiranya mampu memberikan kesempatan bagi semua pihak, BPR pada khususnya agar bisa bertahan di tengah suasana yang serba berat ini, menjadi sebuah harapan. Tak terkecuali dengan digitalisasi layanan. Harapannya, dengan digitalisasi layanan, BPR akan bisa menjangkau masyarakat jauh lebih luas, jauh lebih mudah, jauh lebih efektif dan efieien, juga yang paling penting jauh lebih akuntable. Sehingga peluang untuk terus tumbuh dan berkembang secara menguntungkan akan terus terbuka.